Purwakarta, 14 Juni 2025 – Universitas Gunadarma bersama dosen AKMRTV Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan mengusung tema “Fotografi, Media Sosial, dan Pariwisata Berbasis Digital dan Kecerdasan Buatan”. Program ini berlangsung di Balai Desa Cihanjawar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu, 14 Juni 2025, dan bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat desa dalam mendukung promosi potensi wisata lokal. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 50 pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Cihanjawar. Selama pelatihan, para peserta memperoleh pengetahuan praktis mengenai teknik fotografi menggunakan smartphone, keterampilan mengedit visual berbasis Artificial Intelligence (AI), serta strategi promosi wisata melalui media sosial dengan pembuatan caption yang persuasif dan menarik minat audiens. Acara resmi dimulai pukul 10.00 WIB dengan sambutan dari sejumlah tokoh, yakni Prof. Rajab Ritonga, Emilianshah Banowo, S.Sos., MM selaku perwakilan AKMRTV Jakarta, serta Kepala Desa Cihanjawar, Dedi Supriadi. Dalam sambutannya, Emilianshah Banowo menekankan bahwa pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kapasitas digital generasi muda desa agar mampu mengangkat potensi wisata yang selama ini belum terpublikasi secara luas. Pelatihan menghadirkan tiga narasumber utama dengan bidang keahlian berbeda. Dr. Iqbal Alkhazim, S.I.Kom., MM memberikan materi teknik fotografi dengan memanfaatkan smartphone, Mufni Alida, ST., MMSI membimbing peserta dalam pengeditan foto berbasis AI, sedangkan Dr. Choirul Umam, S.I.Kom., MM menjelaskan strategi copywriting serta teknik mengunggah konten kreatif di platform media sosial. Tidak hanya teori, peserta juga langsung menerapkan ilmu yang diperoleh melalui praktik lapangan. Mereka diarahkan untuk mendokumentasikan berbagai titik wisata potensial di Desa Cihanjawar, kemudian mengolah hasil foto dengan bantuan teknologi AI, serta mempublikasikannya di media sosial menggunakan caption promosi yang telah mereka rancang. Salah satu dosen pendamping, Dr. Yanti Trianita, S.I.Kom., MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi pengetahuan teknis, melainkan juga mendorong perubahan pola pikir digital di kalangan pemuda desa. “Kami berharap generasi muda Cihanjawar dapat menjadi motor penggerak dalam memajukan pariwisata berbasis komunitas yang berdaya saing,” ujarnya. Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi, foto bersama, serta penyerahan kenang-kenangan kepada peserta. Selain itu, tim pengabdian berkomitmen untuk melakukan pendampingan berkelanjutan selama tiga hingga enam bulan ke depan, sehingga keterampilan yang telah diperoleh dapat terus diaplikasikan secara konsisten. Dengan terselenggaranya program ini, Desa Cihanjawar semakin memiliki peluang untuk berkembang menjadi destinasi wisata digital yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus membuka ruang baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan potensi lokal yang dikemas secara inovatif di era teknologi.