Penandatanganan MoU AKMRTV Jakarta, Politeknik Kreatif Indonesia, dan SAE Indonesia : Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi dan Industri Kreatif.

JAKARTA – Pada Rabu, 28 Januari 2026, telah dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara AKMRTV Jakarta, Politeknik Kreatif Indonesia, dan SAE Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian acara pada konsorsium pelatihan Audit Mutu Internal yang berlangsung di kampus Politeknik Kreatif Indonesia / (Esmod Jakarta) bertempat di Jl. Asem II No. 3–5 RT 001/RW 003, Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12410.

Acara dihadiri oleh para pimpinan institusi yang mewakili masing-masing pihak, yaitu Wakil Direktur I Bidang Akademik AKMRTV Jakarta, Dr. Christiana Wulandari, S.E., M.I.Kom.; Direktur Politeknik Kreatif Indonesia, Drs. Yadi Supriyadi, Ak., M.M., CA; serta Wakil Direktur Bidang Keuangan, Administrasi, dan Ketenagakerjaan SAE Indonesia, Dr. RR Ella Evrita H., S.E., M.M. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan keseriusan institusi dalam membangun kemitraan yang bersifat implementatif, bukan sekadar administratif.
Momentum strategis inilah yang bertujuan dapat memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan vokasi dan industri media-kreatif. Penandatanganan MoU ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan merupakan komitmen bersama untuk membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya pada bidang penyiaran, produksi konten digital, teknologi media, dan industri kreatif.
Secara substantif, kerja sama ini diarahkan pada beberapa fokus utama. Pertama, pengembangan kurikulum berbasis praktik industri (industry-based learning) yang selaras dengan dinamika teknologi dan pasar. Kedua, penyelenggaraan program magang, praktik kerja lapangan, serta proyek kolaboratif antara mahasiswa dan mitra industri. Ketiga, peningkatan kompetensi dosen dan tenaga profesional melalui pelatihan, workshop, dan sertifikasi. Keempat, produksi konten kreatif dan program penyiaran edukatif sebagai ruang aktualisasi karya mahasiswa.
Perwakilan masing-masing lembaga menyampaikan bahwa sinergi ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Model kolaborasi “link and match” dipandang krusial untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif, kreatif, serta memiliki daya saing global.
Bagi mahasiswa, kerja sama ini membuka akses langsung terhadap pengalaman belajar kontekstual, jejaring profesional, serta peluang karier di sektor media dan industri kreatif. Sementara bagi institusi, kemitraan ini menjadi wahana penguatan reputasi akademik sekaligus kontribusi nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia nasional.

Kegiatan penandatangan MoU ini, ketiga institusi berkomitmen bersama untuk menghadirkan pendidikan vokasi yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi masa depan. Sehingga, menjadi sebuah langkah konkret menuju transformasi pendidikan yang selaras dengan tuntutan era digital dan ekonomi kreatif